di dunia jaman sekarang, sulit membedakan antara manusia dan iblis..
- devilman
aku lihat ke sekelilingku
jiwa-jiwa lesu yang terbelenggu
menatap dunia dari balik jendela
penjara yang tak dapat mereka lihat dan sentuh..
aku lihat ke sekelilingku
orang-orang penuh benci dan tatap murka
mereka para sipir yang menjaga setiap pintu penjara
dari jiwa-jiwa yang ingin keluar..
kata mereka, kalian iblis! enyahlah setan!
jangan coba-coba murtadkan kami!
dengan nama tuhan kami akan bunuh kalian semua yang menentang kami!
ah.. anak-anak ini..
yang menatap cermin sembari menunjukkan jarinya
iblis yang mereka benci tiada lain
refleksi kebencian mereka sendiri
tuhan yang mereka bela tiada lain
ekspresi ego mereka sendiri
tapi adakah yang peduli?
adakah yang mau membebaskan
para tahanan dari pejara-penjara itu?
aku lihat ke sekelilingku
sepi.. tapi, tunggu..
oh, itu ada beberapa yang memanggilku..
tidak banyak, tapi tak apa.. semangat, ya!
follow your heart. your heart is the right guide in everything big. mine is so limited. what you want to do is determined by that divine element that is in each of us. - kahlil gibran
19 September 2005
16 September 2005
ikan terbang
ketika
kucapai atap lautan
terbang meluncur keluar
di sana
keluasan bergelimang cahaya
menyinari seluruh keindahan
tiada awal pun akhir
hanya cinta dan bahagia
waktu pun serasa berhenti
di manakah ini?
begitu indahnya
kuingin ada selamanya
hanya sesaat
aku kembali
tenggelam ke dalam lautan
aku tiada
kucapai atap lautan
terbang meluncur keluar
di sana
keluasan bergelimang cahaya
menyinari seluruh keindahan
tiada awal pun akhir
hanya cinta dan bahagia
waktu pun serasa berhenti
di manakah ini?
begitu indahnya
kuingin ada selamanya
hanya sesaat
aku kembali
tenggelam ke dalam lautan
aku tiada
14 September 2005
cinta, agama, iman (bg.1)
oh Sahabat,
mengapa ada begitu banyak terjadi penderitaan dan kekacauan pada umat manusia?
penderitaan dan kekacauan, sesungguhnya terjadi
dari manifestasi pikiran manusia sendiri
yang keliru mempersepsikan cinta
menyalahgunakan agama
dan mengeraskan imannya
cemburu, amarah dan benci
dikatakan cinta
jika tuhan adalah cinta
tuhan pencemburukah?
tuhan pemarahkah?
tuhan pembencikah?
agama yang ada untuk manusia,
telah diputarbalikkan menjadi
manusia ada untuk agama
agama dituhankan, diagungkan, dibela
demi egotisme, kekuasaan dan kejayaan duniawi belaka
iman dipetieskan
dijejali setumpuk kewajiban
ikuti ritual, lakukan ibadah, baca kitab suci,
ulangi! ulangi! ulangi!
katakan pengakuan imanmu, "aku percaya!"
engkau menginginkan derita hilang dari umat manusia?
leburkan dirimu ke dalam Cinta yang Sejati
lepaskan jiwamu di dalam Agama yang Sejati
bebaskan pikiranmu kepada Iman yang Sejati
mengapa ada begitu banyak terjadi penderitaan dan kekacauan pada umat manusia?
penderitaan dan kekacauan, sesungguhnya terjadi
dari manifestasi pikiran manusia sendiri
yang keliru mempersepsikan cinta
menyalahgunakan agama
dan mengeraskan imannya
cemburu, amarah dan benci
dikatakan cinta
jika tuhan adalah cinta
tuhan pencemburukah?
tuhan pemarahkah?
tuhan pembencikah?
agama yang ada untuk manusia,
telah diputarbalikkan menjadi
manusia ada untuk agama
agama dituhankan, diagungkan, dibela
demi egotisme, kekuasaan dan kejayaan duniawi belaka
iman dipetieskan
dijejali setumpuk kewajiban
ikuti ritual, lakukan ibadah, baca kitab suci,
ulangi! ulangi! ulangi!
katakan pengakuan imanmu, "aku percaya!"
engkau menginginkan derita hilang dari umat manusia?
leburkan dirimu ke dalam Cinta yang Sejati
lepaskan jiwamu di dalam Agama yang Sejati
bebaskan pikiranmu kepada Iman yang Sejati
13 September 2005
mengapa manusia sebaiknya vegetarian
Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. (Kejadian 1:29)
[It is] good neither to eat meat nor drink wine nor [do anything] by which your brother stumbles or is offended or is made weak. (Romans 14:21, NKJV)
"The Holy Prophet Muhammad (S) was asked by his copmpanions if kindness to animals was rewarded in the life hereafter. He replied: 'Yes, there is a meritorious reward for kindness to every living creature'." (Bukhari)
"There is not an animal on earth, nor a bird that flies on its wings - but they are communities like you." (Al Quran, 6:38)
"The Holy Prophet (S) said: 'It is a great sin for man to imprison those animals which are in his power'." (Muslim)
To become vegetarian is to step into the stream which leads to nirvana. (Buddha)
One is dearest to God who has no enemies among the living beings, who is nonviolent to all creatures. (Bhagavad Gita)
tak ada lagi pembunuhan,
tak ada lagi penjagalan,
tak ada lagi sakit penyakit,
semoga semua mahluk berbahagia..
[It is] good neither to eat meat nor drink wine nor [do anything] by which your brother stumbles or is offended or is made weak. (Romans 14:21, NKJV)
"The Holy Prophet Muhammad (S) was asked by his copmpanions if kindness to animals was rewarded in the life hereafter. He replied: 'Yes, there is a meritorious reward for kindness to every living creature'." (Bukhari)
"There is not an animal on earth, nor a bird that flies on its wings - but they are communities like you." (Al Quran, 6:38)
"The Holy Prophet (S) said: 'It is a great sin for man to imprison those animals which are in his power'." (Muslim)
To become vegetarian is to step into the stream which leads to nirvana. (Buddha)
One is dearest to God who has no enemies among the living beings, who is nonviolent to all creatures. (Bhagavad Gita)
tak ada lagi pembunuhan,
tak ada lagi penjagalan,
tak ada lagi sakit penyakit,
semoga semua mahluk berbahagia..
13 August 2005
wajah-wajah kemunafikan
jiwaku merintih
pedih
hatiku menangis
sedih
anganku melayang
coba tuk menggapai impian
akan peradaban umat manusia
sebuah utopia
tapi
bilakah manusia
berhenti mendusta?
akankah manusia
berhenti membenci?
bilakah manusia
berhenti menista?
akankah manusia
berhenti menunjuk?
hatiku menangis..
dibalik senyum dan santun
masih kutemukan
wajah-wajah kemunafikan
pedih
hatiku menangis
sedih
anganku melayang
coba tuk menggapai impian
akan peradaban umat manusia
sebuah utopia
tapi
bilakah manusia
berhenti mendusta?
akankah manusia
berhenti membenci?
bilakah manusia
berhenti menista?
akankah manusia
berhenti menunjuk?
hatiku menangis..
dibalik senyum dan santun
masih kutemukan
wajah-wajah kemunafikan
09 August 2005
kemerdekaan
aku merenungkan kembali kemerdekaan..
ketika kebebasan berpikir di-iblis-kan,
pluralitas, ke-bhinneka-an di-haram-kan,
umat manusia, dikotak-kotakkan..
kekerasan justru dilestarikan sebagai budaya,
caci dan hujat dijadikan mantra dan doa,
fanatisme, kebencian dan perpecahan ditebar melalui kotbah-kotbah agama..
agama.. sudah mengakar menjadi sistem perbudakan mental,
candu..
penyakit..
lalu dimana kemerdekaan itu???
apa yg kita rayakan??
di tengah canda tawa manusia dan teriakan merdeka dalam tujuh belas-an
aku merenungkan kembali kemerdekaan..
ketika kebebasan berpikir di-iblis-kan,
pluralitas, ke-bhinneka-an di-haram-kan,
umat manusia, dikotak-kotakkan..
kekerasan justru dilestarikan sebagai budaya,
caci dan hujat dijadikan mantra dan doa,
fanatisme, kebencian dan perpecahan ditebar melalui kotbah-kotbah agama..
agama.. sudah mengakar menjadi sistem perbudakan mental,
candu..
penyakit..
lalu dimana kemerdekaan itu???
apa yg kita rayakan??
di tengah canda tawa manusia dan teriakan merdeka dalam tujuh belas-an
aku merenungkan kembali kemerdekaan..
15 July 2005
tuhan tanpa agama
apakah selama ini, kita memuji-muji Dia, karena takut siksa neraka?
karena ingin selamat di akhirat? karena ingin masuk surga?
apakah kita berbuat baik kepada sesama, karena ingin dapat pahala di surga?
karena takut hukum karma? karena takut masuk neraka?
jika surga dan neraka tidak pernah ada, apakah kita masih menyebut namaNya?
tidakkah nama-nama yang kita sebut, adalah ciptaan manusia juga?
sampai kapan kita terus berlindung kepada tuhan-tuhan ciptaan manusia?
berperang atas nama tuhan-tuhan ciptaan manusia?
membela dan menyembah-nyembah tuhan-tuhan ciptaan manusia?
apakah Tuhan agamanya katolik? islam? kristen? hindu? buddha?
sampai kapan kita mau terus berada dalam ilusi keterkotakan agama-agama?
terikat tradisi usang agama-agama?
terlelap dalam keterpurukan spiritual, dalam kebekuan dogma agama-agama?
apakah kata-kataku ini membangunkan jiwamu?
atau justru menggoyahkan imanmu?
beragama tanpa iman adalah kemunafikan
beriman tanpa agama adalah kebebasan spiritual
Tuhan tanpa agama
mungkin sudah saatnya
bangunlah! wahai para dewa dan dewi!
bukankah ada tertulis, kalian adalah tuhan-tuhan?
tidakkah Tuhan ada di dalam kita
sebagaimana kita ada di dalam Dia?
jadilah sempurna, sebagaimana Tuhan adalah sempurna
jadilah cinta, sebagaimana Tuhan adalah cinta
dan bawakan surga ke dunia
karena ingin selamat di akhirat? karena ingin masuk surga?
apakah kita berbuat baik kepada sesama, karena ingin dapat pahala di surga?
karena takut hukum karma? karena takut masuk neraka?
jika surga dan neraka tidak pernah ada, apakah kita masih menyebut namaNya?
tidakkah nama-nama yang kita sebut, adalah ciptaan manusia juga?
sampai kapan kita terus berlindung kepada tuhan-tuhan ciptaan manusia?
berperang atas nama tuhan-tuhan ciptaan manusia?
membela dan menyembah-nyembah tuhan-tuhan ciptaan manusia?
apakah Tuhan agamanya katolik? islam? kristen? hindu? buddha?
sampai kapan kita mau terus berada dalam ilusi keterkotakan agama-agama?
terikat tradisi usang agama-agama?
terlelap dalam keterpurukan spiritual, dalam kebekuan dogma agama-agama?
apakah kata-kataku ini membangunkan jiwamu?
atau justru menggoyahkan imanmu?
beragama tanpa iman adalah kemunafikan
beriman tanpa agama adalah kebebasan spiritual
Tuhan tanpa agama
mungkin sudah saatnya
bangunlah! wahai para dewa dan dewi!
bukankah ada tertulis, kalian adalah tuhan-tuhan?
tidakkah Tuhan ada di dalam kita
sebagaimana kita ada di dalam Dia?
jadilah sempurna, sebagaimana Tuhan adalah sempurna
jadilah cinta, sebagaimana Tuhan adalah cinta
dan bawakan surga ke dunia
08 July 2005
ketiadaan
tiada benci
tiada rindu
tiada benar
tiada salah
hidup dalam ketiadaan
adalah sejatinya kebahagiaan
tiada rindu
tiada benar
tiada salah
hidup dalam ketiadaan
adalah sejatinya kebahagiaan
07 July 2005
gie
Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik. - Soe Hok Gie
05 July 2005
i am
i am not who i am
i am not my thoughts
i am not my Self
who am i ?
for the longest time
i have been told that
i do not need to know
i do not need to think
i do not need to choose
my fears drive me away
my desires bind me to stay
my weariness urges me to sleep
but these are not Mine
so i take the red pill
i unlearn what i have learned
i dare to know
i dare to think
i dare to choose
i conquer my fears
i control my weaknesses
i dissipate my desires
i escape my immaturity
then
i see Light
i see truth
i see purpose
i see Love
i am awake
i am aware
i am free
i am Me
still
this is not the end
this is the beginning
of an eternal journey
back to the First Source
9 August 2003
declaration of independence
"When I was a child, I spake as a child, I understood as a child, I thought as a child: but when I became a man, I put away childish things."
i am not my thoughts
i am not my Self
who am i ?
for the longest time
i have been told that
i do not need to know
i do not need to think
i do not need to choose
my fears drive me away
my desires bind me to stay
my weariness urges me to sleep
but these are not Mine
so i take the red pill
i unlearn what i have learned
i dare to know
i dare to think
i dare to choose
i conquer my fears
i control my weaknesses
i dissipate my desires
i escape my immaturity
then
i see Light
i see truth
i see purpose
i see Love
i am awake
i am aware
i am free
i am Me
still
this is not the end
this is the beginning
of an eternal journey
back to the First Source
9 August 2003
declaration of independence
"When I was a child, I spake as a child, I understood as a child, I thought as a child: but when I became a man, I put away childish things."
02 July 2005
tadi malam aku berjumpa tuhan
tiada yg istimewa tadi malam,
aku baru pulang dari kantor dan menyempatkan diri untuk membeli roti di salah satu toko roti terkenal di sana.
pulangnya di depan toko aku berpapasan dengan dua orang perempuan yang datang mau membeli roti juga.
seorang yang muda berdiri menatap terus kepadaku yang sedang merapikan barang bawaan di dalam jaket.
sudah lengkap, sarung tangan, slayer, jaket sudah padat dengan bawaan. tinggal berangkat.
tapi dia seolah-olah ingin menyapa..
aku diam saja dan mengendarai motorku pergi
"pak, standar-nya, pak..," sahutnya sambil melambai-lambai
"oh ya.." aku segera menarik standar motor, lalu sambil mengangguk dan melambaikan tangan kepadanya aku beranjak pergi.
"terima kasih.." dalam hati..
dia terus menatapku sampai masing-masing tak lagi saling terlihat
sambil berpikir-pikir, mengapa aku tahu dia akan menyapaku?
tidakkah tadi aku barusan bertemu tuhan??
duh! lagi-lagi... selalu saja sadarnya belakangan!
begitu singkat, begitu sederhana, begitu membekas
tak terlupa
mungkin suatu hari nanti, lebih lama lagi..
"ketika kamu menemukan tuhan dalam dirimu, kamu akan menemukan tuhan dalam setiap orang.."
aku baru pulang dari kantor dan menyempatkan diri untuk membeli roti di salah satu toko roti terkenal di sana.
pulangnya di depan toko aku berpapasan dengan dua orang perempuan yang datang mau membeli roti juga.
seorang yang muda berdiri menatap terus kepadaku yang sedang merapikan barang bawaan di dalam jaket.
sudah lengkap, sarung tangan, slayer, jaket sudah padat dengan bawaan. tinggal berangkat.
tapi dia seolah-olah ingin menyapa..
aku diam saja dan mengendarai motorku pergi
"pak, standar-nya, pak..," sahutnya sambil melambai-lambai
"oh ya.." aku segera menarik standar motor, lalu sambil mengangguk dan melambaikan tangan kepadanya aku beranjak pergi.
"terima kasih.." dalam hati..
dia terus menatapku sampai masing-masing tak lagi saling terlihat
sambil berpikir-pikir, mengapa aku tahu dia akan menyapaku?
tidakkah tadi aku barusan bertemu tuhan??
duh! lagi-lagi... selalu saja sadarnya belakangan!
begitu singkat, begitu sederhana, begitu membekas
tak terlupa
mungkin suatu hari nanti, lebih lama lagi..
"ketika kamu menemukan tuhan dalam dirimu, kamu akan menemukan tuhan dalam setiap orang.."
01 July 2005
kebahagiaan
kebahagiaan ada ketika orang tiada menghakimi
ego yang terperangkap dalam ilusi benar salah akan selalu membenarkan diri
dan menyalahkan yang lain
bebaskan egomu dari benar dan salah (baik dan jahat, bagus dan buruk)
kebahagiaan ada ketika orang tiada menginginkan
ketika semakin banyak orang ingin menjadi kaya
akan semakin banyak orang yang menjadi miskin
buang semua keinginanmu, selain keinginan Sang Khalik
kebahagiaan ada ketika orang tiada memiliki
memiliki cinta seperti menyimpan burung dalam sangkar
cinta tak dapat dimiliki, hanya dapat diberikan
jadilah cinta, berikan untuk semua
ego yang terperangkap dalam ilusi benar salah akan selalu membenarkan diri
dan menyalahkan yang lain
bebaskan egomu dari benar dan salah (baik dan jahat, bagus dan buruk)
kebahagiaan ada ketika orang tiada menginginkan
ketika semakin banyak orang ingin menjadi kaya
akan semakin banyak orang yang menjadi miskin
buang semua keinginanmu, selain keinginan Sang Khalik
kebahagiaan ada ketika orang tiada memiliki
memiliki cinta seperti menyimpan burung dalam sangkar
cinta tak dapat dimiliki, hanya dapat diberikan
jadilah cinta, berikan untuk semua
30 June 2005
21 June 2005
natal 2004
Hai.. Teman-temanmu sudah ke tempat perayaan natal. Kamu menyusul?
Oh.. tidak. Aku tidak pergi. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
Tidakkah kamu merayakan hari natal?
Ehm,..... antara ya dan tidak. Mungkin tidak.
...
Maksudnya, aku dulu biasa merayakan, ke gereja, mengikuti misa natal, dan sebagainya..
tapi dua tahun terakhir tidak lagi.
Ada alasan tertentu?
Kamu yakin mau mendengar alasanku?
Coba saja..
Kita semua tahu kalau natal adalah perayaan hari kelahiran Yesus Kristus.
Tapi yang mungkin tidak semua tahu, atau tidak mau tahu, atau tidak peduli, tapi mungkin kita tahu,
kalau tanggal 25 Desember bukanlah hari kelahiran Yesus yang sebenarnya.
Itu mengganggumu?
Sangat! Itu membuat natal kehilangan arti. Coba pikir, kelahiran siapa yang dirayakan selama ini oleh manusia selama berabad-abad? Bahkan ironisnya, orang-orang atau pemimpin-pemimpin agama yang mungkin sudah tahu mencoba menutupi dengan mencari-cari makna alternatif sebagai justifikasi terhadap sebuah tradisi religius yang tidak memiliki landasan konkrit. Mungkin kata mereka, "oke-lah, natal bukan hari kelahiran Yesus, tapi itu bukan sesuatu yang mutlak karena yang penting adalah menghayati makna dibalik kelahirannya." Buatku itu munafik.
dan itu membuatmu frustrasi?
Iya lah...
mungkin kamu bisa memberi makna yang baru pada perayaan natal, untuk kali ini dan seterusnya?
Bukankah itu artinya memberi makna seperti yang mereka lakukan? Aku tidak bisa tahan dengan kompromi semacam itu.
kadang-kadang kompromi adalah jalan yang terbaik untuk saat tertentu.
Terbaik untuk apa?
Untuk keluargamu, lingkunganmu, dan untukmu sendiri. Kamu bilang natal bukan hari kelahiran Yesus, jadi kamu sudah tahu kelahiran yang sebenarnya?
Tanggal, bulan, tahun, hingga jamnya. Ya.. saya rasa saya sudah tahu.
Dan jika mereka juga diberitahu apa yang kau tahu itu, apakah kau pikir sekarang ini mereka dapat menerima?
Ya, rasanya tidak. Mungkin kejadiannya sama seperti ketika kepada masyarakat diungkapkan bahwa bumi itu bulat, bukan datar seperti yang dipercaya waktu itu. Orang dihukum, dipenjara, dikucilkan, dicemooh, bahkan dibunuh, hanya karena apa yang diungkapkan, belum dapat diterima orang kebanyakan.
Simpan dulu apa yang kau ketahui itu hingga orang-orang disekitarmu semakin terbuka kepada hal-hal baru. Ingatkah dulu? Jangan terburu-buru. Semua ada waktunya..
Lalu apa makna natal sekarang kalau begitu?
Apa yang kau cari pada setiap natal sebelum ini? Apa yang kau doakan? kau rindukan, kau inginkan.. mungkin itu dapat menjadi makna yang berarti untuk dirayakan saat ini dan seterusnya.
Aku..
setiap natal dulu aku sering menatap patung Yesus yang tergantung di salib di dalam gereja-gereja, dan bertanya dalam hati, siapakah Kamu? aku ingin mengenalmu, aku ingin tahu semua tentang dirimu, kehidupanmu dulu sewaktu di bumi, sekarang.
Aku tahu itu mungkin pertanyaan paling konyol, paling tidak mungkin terjawab..
bukankah tidak ada yang tidak mungkin?
Ya, tapi bukankah itu hal yang hampir mustahil.
Tidak apa-apa, jadikan hal itu sebagai peringatan, perayaan, remembrance akan pencarianmu..
...
Sebab pada saat kau mulai mencari Aku, saat itulah Aku menemukanmu...
Oh.. tidak. Aku tidak pergi. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
Tidakkah kamu merayakan hari natal?
Ehm,..... antara ya dan tidak. Mungkin tidak.
...
Maksudnya, aku dulu biasa merayakan, ke gereja, mengikuti misa natal, dan sebagainya..
tapi dua tahun terakhir tidak lagi.
Ada alasan tertentu?
Kamu yakin mau mendengar alasanku?
Coba saja..
Kita semua tahu kalau natal adalah perayaan hari kelahiran Yesus Kristus.
Tapi yang mungkin tidak semua tahu, atau tidak mau tahu, atau tidak peduli, tapi mungkin kita tahu,
kalau tanggal 25 Desember bukanlah hari kelahiran Yesus yang sebenarnya.
Itu mengganggumu?
Sangat! Itu membuat natal kehilangan arti. Coba pikir, kelahiran siapa yang dirayakan selama ini oleh manusia selama berabad-abad? Bahkan ironisnya, orang-orang atau pemimpin-pemimpin agama yang mungkin sudah tahu mencoba menutupi dengan mencari-cari makna alternatif sebagai justifikasi terhadap sebuah tradisi religius yang tidak memiliki landasan konkrit. Mungkin kata mereka, "oke-lah, natal bukan hari kelahiran Yesus, tapi itu bukan sesuatu yang mutlak karena yang penting adalah menghayati makna dibalik kelahirannya." Buatku itu munafik.
dan itu membuatmu frustrasi?
Iya lah...
mungkin kamu bisa memberi makna yang baru pada perayaan natal, untuk kali ini dan seterusnya?
Bukankah itu artinya memberi makna seperti yang mereka lakukan? Aku tidak bisa tahan dengan kompromi semacam itu.
kadang-kadang kompromi adalah jalan yang terbaik untuk saat tertentu.
Terbaik untuk apa?
Untuk keluargamu, lingkunganmu, dan untukmu sendiri. Kamu bilang natal bukan hari kelahiran Yesus, jadi kamu sudah tahu kelahiran yang sebenarnya?
Tanggal, bulan, tahun, hingga jamnya. Ya.. saya rasa saya sudah tahu.
Dan jika mereka juga diberitahu apa yang kau tahu itu, apakah kau pikir sekarang ini mereka dapat menerima?
Ya, rasanya tidak. Mungkin kejadiannya sama seperti ketika kepada masyarakat diungkapkan bahwa bumi itu bulat, bukan datar seperti yang dipercaya waktu itu. Orang dihukum, dipenjara, dikucilkan, dicemooh, bahkan dibunuh, hanya karena apa yang diungkapkan, belum dapat diterima orang kebanyakan.
Simpan dulu apa yang kau ketahui itu hingga orang-orang disekitarmu semakin terbuka kepada hal-hal baru. Ingatkah dulu? Jangan terburu-buru. Semua ada waktunya..
Lalu apa makna natal sekarang kalau begitu?
Apa yang kau cari pada setiap natal sebelum ini? Apa yang kau doakan? kau rindukan, kau inginkan.. mungkin itu dapat menjadi makna yang berarti untuk dirayakan saat ini dan seterusnya.
Aku..
setiap natal dulu aku sering menatap patung Yesus yang tergantung di salib di dalam gereja-gereja, dan bertanya dalam hati, siapakah Kamu? aku ingin mengenalmu, aku ingin tahu semua tentang dirimu, kehidupanmu dulu sewaktu di bumi, sekarang.
Aku tahu itu mungkin pertanyaan paling konyol, paling tidak mungkin terjawab..
bukankah tidak ada yang tidak mungkin?
Ya, tapi bukankah itu hal yang hampir mustahil.
Tidak apa-apa, jadikan hal itu sebagai peringatan, perayaan, remembrance akan pencarianmu..
...
Sebab pada saat kau mulai mencari Aku, saat itulah Aku menemukanmu...
15 June 2005
this is doreamwebu
it catches flow of dreams from deep down, expressions from the conscious, and revelations from the sky..
take whatever resonates within
leave alone the rest.
the dreamweb is a continuation of the water of life..
whereas for the water of life i experience every thing, here, i experience no thing.
it is an expression of a simple mind perplexed by the complexity of projected reality..
have you ever had a dream, that you were so sure it was real?
what if you were unable to wake from that dream? How would you know then, the difference between the dream world and the real world?
then again, what is real?
take whatever resonates within
leave alone the rest.
the dreamweb is a continuation of the water of life..
whereas for the water of life i experience every thing, here, i experience no thing.
it is an expression of a simple mind perplexed by the complexity of projected reality..
have you ever had a dream, that you were so sure it was real?
what if you were unable to wake from that dream? How would you know then, the difference between the dream world and the real world?
then again, what is real?
Subscribe to:
Posts (Atom)